SIFAT-SIFAT YANG HARUS DIMILIKI JIKA KAMU MENJADI AUPAIR DI JERMAN

 

Sudah pada tahu belum? mengapa orang Indonesia yang menjadi Aupair di Jerman selalu mengalami yang namanya “Culture Shock”. Hal ini karena orang-orang cenderung kaget akan budaya baru, mereka belum terbiasa dengan budaya yang tentunya berbeda dengan budayanya sendiri. Nah pada fase kaget atau yang biasa kita sebut dengan culture shock inilah yang menjadi masa penentu apakah kamu bisa bertahan atau malah sebaliknya tidak. Mereka yang tidak kuat sama sekali tanpa berpikir panjang langsung mengambil jalan pintas berhenti sebagai aupair di GF/kerluarga asuh tersebut. Bagi yang memiliki mental kuat mereka akan mengalami culture shock juga namun pada akhirnya mereka dapat beradaptasi dengan hal tersebut.

Sebenarnya culture shock itu adalah hal yang normal karena merupakan fase adaptasi dari lingkungan yang lama ke lingkungan baru.

Nah, ngomong-ngomong soal culture shock, kali ini aku bakal membahas seputar Aupair, yaitu sifat-sifat yang harus dimiliki jika kamu menjadi aupair di Jerman. Informasi ini sangat penting karena dapat membantu anda beradaptasi dengan keluarga. Mau tahu apa sajakah sifat-sifat tersebut? Yuk kita bahas satu per satu!

Yang pertama, MEMILIKI SIFAT PENYAYANG.
Ini sangat penting sekali, karena tugas utama seorang aupair adalah menjadi kakak asuh dari anak-anak GF. Sebagai kakak asuh tentunya kalian harus menyayangi adik asuh kalian sama seperti adik sendiri. Kalian harus memiliki peran yang bisa membantu ibu asuhmu seperti menyiapkan bekal, ngantarin mereka ke sekolah, ajak bermain, dan membantu PR mereka. Nah untuk melakukan kegiatan-kegiatan bareng adik asuh tersebut kalian harus melakukannya dengan iklas dan rasa sayang bukan semata-mata hanya bekerja begitu saja. karena hal ini yang akan menjadi tolak ukur adik asuh kalian bakal sayang sama kalian.

Yang kedua, BERTANGGUNGJAWAB.
Kalian harus memiliki rasa bertanggungjawab, jadi segala tugas yang dikasih sama GF kalian harus benar-benar melakukannya dengan baik. Contohnya nih saat kalian dimintai tolong untuk mengantar adik asuh kalian ke TK, kalian harus langsung mengantarnya. Jangan singah-singah ke tempat lain kayak : ah masih lama nih aku ke market dulu, atau ke cafe dulu nanti setelah itu baru ke TK. Kalian harus benar-benar mengantarnya sampai ke TK dengan penuh tanggungjawab.

Yang ketiga, MANDIRI.
Kalian harus benar-benar mandiri saat di Jerman. Ini karena setiap tugas yang diberikan adalah benar-benar dilakukan sendiri. Nyari kursus sendiri, pergi kursus sendiri, bahkan waktu baru pertama kali sampai ke Jerman kalian harus melaporkan diri sendiri di imigrasi. Untuk itu kalian harus benar-benar siap untuk hal tersebut.

Yang keempat, TULUS.
Yang ini ada hubungannya sama sifat penyayang diatas karena anak-anak dapat membedain mana yang menyayanginya dengan tulus dan mana yang ngak. Yang harus kalian ketahui rasa tulus ini akan membantu kalian kedepannya, karena biasa ada GF yang selalu memperhatikan kalian, gimana cara kalian memperlakukan anak-anaknya, gimana kalian bekerja dan sebagainya. Nah untuk kalian yang tulus dan ternyata telah di perhatikan oleh GF sejak lama, kalian bisa saja dijamin oleh GF untuk melanjutkan kuliah.

Yang kelima, MANAGE WAKTU.
Kalian harus ingat, jam kerja kalian itu hanya 5 jam per hari, jadi apa yang harus kalian lakukan seperti misalnya bersih-bersih rumah 1 jam, itu harus benar-benar terselesaikan dalam 1 jam sehingga kalian bisa melakukan pekerjaan lainnya. Salah-satu akibat dari kalian yang ngak bisa memanage waktu yaitu jam kerja kalian akan lebih panjang dan bahkan bisa bertubrukan dengan kegiatan lainnya. Seperti contoh kalian harus sudah menjemput adik di TK sedangkan tugas rumah kalian belum kelar, bisa-bisa kalian kena omelan dari GF.

dan yang terakhir, INISIATIF.
Kalian harus memiliki sifat inisiatif dalam pekerjaan. Jangan selalu menunggu disuruh GF baru melakukan sesuatu. misalnya GF sedang membersikan rumah. Maka kamu harus memiliki inisiatif untuk langsung menolong ataupun membantunya saat it juga.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *