Kisah Menarik Bintang, Menjalani Ramadhan sebagai Au Pair

Kisah Menarik Bintang, Menjalani Ramadhan sebagai Au Pair

Kalau kemarin kita sudah membahas tentang Puasa di Jerman Yang Penuh Tantangan, dan juga mengadakan live instagram langsung dari jerman dengan peserta Ausbildung, Hadi. Untuk dengar langsung tentang pengalamannya menjalankan puasa ramadhan pertama kali di Jerman bahkan Hadi juga sempat keliling menunjukan tempat dia kerja. Dijamin menyesal deh bagi kalian yang ketinggalan tidak mengikuti live instagram kemarin.

Nah kali ini Admin akan membagikan cerita Ramadhan di Jerman versi Bintang. Bagi kalian yang sering mantengin media sosial kita pasti sudah familiar dengan sosok Bintang. Salah satu peserta Au Pair kita yang inspiratif, karena sempat mengalami dua kali penolakan visa. Di kesempatan ini, Admin tidak akan membagikan kisahnya tentang penolakan visa hingga akhirnya dia berhasil ke jerman. Tapi Admin akan membagikan Kisah Menarik Bintang, Menjalani Ramadhan sebagai Au Pair.

Seperti yang kita tau, tantangan puasa di jerman itu tidak mudah. Para muslim di Jerman diharuskan menjalani puasa saat musim panas (Sommer), karena saat musim panas waktu siang lebih panjang maka secara otomatis waktu buka puasa juga lebih lama. Jadi kira-kira mereka harus berpuasa kurang lebih 19 jam. Apalagi Bintang menjalani puasa ramadhan sebagai au pair, dan yang perlu kalian tau anak-anak di Jerman itu sangat aktif tidak seperti anak di Indonesia yang dikasih gadget langsung diam. Orang tua Jerman sangat membatasi penggunaan gadget atau TV bagi anak-anaknya. Jadi bagaimana Bintang menjalani puasa Ramadhan sebagai Au Pair? Yuk kita intip cerita selengkapnya.

                “ Keluargaku sangat mendukung aku menjalankan ibadah puasa, salah satu adik asuhku bahkan sempat menegurku saat aku masak di sore hari. Dia mengingatkanku bahwa belum waktunya buka puasa, karena mereka kan taunya aku boleh makan disaat matahari sudah terbenam (malam hari) ” cerita Bintang, saat aku tanya Bagaimana dia menjalankan ibadah puasa di Jerman. Bintang saat ini sedang Au Pair di kota Bremen, dekat Hamburg.

Kisah Menarik Bintang, Menjalani Ramadhan sebagai Au Pair lainnya adalah Bintang mengaku sangat menikmati menjalankan ibadah puasa di Jerman, malahan dia merasa puasa di Jerman tidak seberat yang dia bayangkan. Bahkan Gast-Familie nya pun memperbolehkan Bintang untuk masak tengah malam (untuk sahur) tapi Bintang merasa tidak enak, karena saat memasak harus menyalakan cerobong asap dan itu terlalu bising. Makanya Bintang selalu masak di sore hari untuk berbuka puasa sekaligus untuk sahur. Hari pertama puasa kemarin Bintang juga bercerita bahwa ia memasak bihun untuk menu buka puasa, terkadang juga ayam goreng atau ayam kecap.

“ Yah gimanapun aku kan orang Indo, gak afdol kalau belum makan nasi” ungkap Bintang.

Saat Admin bertanya bagaimana Bintang mengatur waktu berbuka puasa, ibadah, istirahat dan sahur yang hanya berjeda 5 jam saja. Bintang menyarankan untuk pintar-pintar membagi waktu.

“ Kalau aku sih habis shalat isya’ lalu lanjut shalat tarawih sendiri, setelah itu aku istirahat terus bangun sahur habis itu istirahat lagi deh. Yang penting time management aja sih “.

Bintang juga mengatakan, untuk masalah ibadah dia tidak menemukan kendala yang berarti karena sejak awal keluarga sudah menerima perbedaan, bahkan Gast-Mutter Bintang mengaku menyukai orang islam karena menurutnya orang islam itu baik dan jujur. Saat di Volkshochschule (tempat kursus bahasa) pun, disediakan ruangan kosong bagi peserta muslim yang ingin shalat.

Kisah Menarik Bintang, Menjalani Ramadhan sebagai Au Pair ditutup
 dengan tips dari Bintang bagi teman-teman yang mau berangkat ke Jerman atau yang sedang persiapan ke Jerman. Hal yang utama adalah mental, karena di Jerman tentunya kebanyakan semua berjalan normal karena penduduknya mayoritas non-muslim. Jika mental kita tidak kuat, pasti akan goyah berpuasa di musim panas dan dituntut harus mengerjakan aktivitas seperti biasanya. Tips selanjutnya adalah salah satu hal yang sering disepelekan tapi sebenarnya sangat penting, yaitu asupan tubuh. Jangan sampai karena kita berpuasa tubuh kita dehidrasi karena kekurangan cairan, dan makanlah makanan yang bergizi. Hindari makanan junk food, karena itu tidak baik dicerna tubuh selama kita berpuasa.

Segitu dulu ya Kisah Menarik Bintang, Menjalani Ramadhan sebagai Au Pair, jangan lupa untuk terus update media sosial kita karena kita pasti bakal ngasih informasi yang bermanfaat buat kalian yang ingin ke Jerman. Admin pamit dulu ya, see you on the next article. Tschüss!

(Cr : Ardaneswari)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *