Kelengkapan Dokumen Visa Ausbildung

Kelengkapan Dokumen Visa Ausbildung

Guten Morgen an alle!

Setelah kemarin kamu tau Prosedur Pendaftaran Ausbildung di Jerman, Are you that much excited to join this Ausbildung Program? Yup! Hari ini admin akan share informasi Kelengkapan Dokumen Visa Ausbildung. Jika kamu mengikuti artikel admin sebelumnya, sebenarnya untuk dokumen yang diperlukan tidak jauh berbeda dari permohonan Visa untuk FSJ. Yuk simak yaa..

  1. Isi Formulir
    Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mengisi formulir resmi yang disediakan oleh Kedutaan Besar Jerman. Kamu bisa download formulirnya di sini ya.. (http://www.jakarta.diplo.de/Vertretung/jakarta/id/Startseite.html)
  1. Curriculum Vitae (CV)
    Kamu perlu membuat Curriculum Vitae (CV) ini dalam Bahasa Jerman ya. Kamu bisa cantumkan beberapa hal yang mencerminkan diri kamu, seperti data pribadi, riwayat pendidikan, pengalaman kerja, skill yang kamu miliki, pelatihan yang pernah diikuti, prestasi, dan kegiatan lain jika perlu.
  1. Motivation Letter
    Selain CV, kamu juga perlu membuat Motivation Letter dalam Bahasa Jerman. Penting bagi kamu untuk menggunakan tata bahasa yang baik dan benar, serta pastikan tidak ada kesalahan grammatik sekecil apapun. Buat sebaik mungkin sesuai dengan level kemampuan bahasa kamu ya. Jangan malu untuk membanggakan diri kamu dan beri alasan kuat mengapa kamu ingin mengikuti Program Ausbildung beserta bidang yang kamu pilih. Sementara di Yayasan Aupair Indonesia Jerman, para peserta program mendapatkan fasilitas konsultasi dalam pembuatan CV & Motivation Letter. Jadi, mereka bisa mengetahui apabila terdapat kesalahan tata bahasa maupun grammatik dalam tulisannya, sehingga mereka bisa memperbaiki terlebih dahulu sebelum dilampirkan dalam permohonan Visa.
  1. Sertifikat Bahasa Jerman
    Seperti yang telah admin jelaskan di artikel-artikel sebelumnya, kamu harus memiliki Sertifikat Bahasa Jerman minimal B1 untuk mengikuti Program Ausbildung. Sertifikat yang kamu dapatkan setelah dinyatakan lulus dari ujian di Goethe-Institut ini dilampirkan pula dalam permohonan Visa. Sementara kamu yang lulusan Bahasa Jerman, jika kamu mengikuti program Ausbildung, maka kamu wajib untuk melampirkan Sertifikat dari Goethe, kamu tidak bisa menggunakan Sertifikat ZIDS.
  1. Paspor
    Paspor ini sangat penting bila kamu akan melakukan perjalanan antar negara. Seperti yang kamu tau, paspor merupakan sebuah identitas global yang bisa digunakan seseorang untuk bepergian ke negara lain. Jadi, pastikan kamu memiliki paspor ya sebelum mengajukan permohonan Visa, dan pastikan juga masa berlakunya belum akan berakhir dalam waktu dekat. Minimal 6 bulan, kamu harus memperpanjangnya.
  1. Sertifikat kerja
    Jika kamu sudah pernah bekerja, maka kamu bisa melampirkan sertifikat kerja. Hal ini tidak wajib melainkan sebagai dokumen penunjang. Sertifikat kerja ini dilampirkan jika memang pihak Kedutaan menanyakan, jika tidak maka kamu tidak perlu melampirkan.
  1. Pasfoto
    Persiapkan beberapa lembar pasfoto juga apabila diperlukan. Pasfoto ini tidak bisa sembarangan ya, kamu harus foto visa khusus Visa Jerman, sebab ukuran foto Visa Jerman berbeda dengan pas foto pada umumnya. Saran admin kamu bisa foto Visa Jerman di Jakarta Foto Studio atau Artalex Digital yang berada dikawasan Jl. Sabang, Menteng Jakarta Pusat
  1. Vertrag (Kontrak)
    Vertrag ini merupakan syarat wajib jika kamu akan mengajukan Visa Ausbildung. Kamu baru bisa mengajukan permohonan Visa jika kamu sudah diterima dan memiliki kontrak kerja dari Perusahaan Jerman. Vertrag yang dilampirkan haruslah yang asli, jadi usahakan sebelum kamu mengajukan Visa, kamu sudah menerima hardcopy Vertrag dari Perusahaan Jerman tersebut.

Perlu kamu ketahui bahwa penerimaan permohonan Visa melalui Kedutaan Besar akan dikenakan sejumlah biaya sebesar € 75 untuk dewasa (mulai 18 tahun). Kamu bisa membayar biaya tersebut secara tunai dalam Rupiah. Apabila Visa kamu ditolak, maka biaya tersebut tidak akan dikembalikan. Jadi, pastikan kamu mempersiapkan Kelengkapan Dokumen Visa Ausbildung dengan baik ya..

Selain dokumen yang sudah admin jelaskan, persiapkan juga untuk sesi interview dengan pihak Kedutaan Besar Jerman ya. Jangan nervous hehe. Seperti para peserta Program Ausbildung di Yayasan Aupair Indonesia Jerman, mereka melakukan latihan interview terlebih dahulu dengan Herr Ayunk (pemilik yayasan) sehingga pada saat interview dengan pihak Kedutaan Besar dapat berjalan dengan lancar..

Nah sekian bahasan hari ini tentang Kelengkapan Dokumen Visa Ausbildung. Sudah jelas kan? Are you ready to join the program? Yuk leave comment di bawah jika ada pertanyaan. Artikel selanjutnya admin akan bahas FSJ vs. Ausbildung. So, stay tune dan jangan lupa share artikel ini ke teman dan kerabat kamu. Let’s make your dreams come true!

Tschüss!

(Cr: Tirani Jannatul Ma’wa)

2 Comments

  1. Admin. Untuk biaya hidup disana saya lihat hampir 800euro sementara uang saku kita 350euro, apakah peserta mendapat biaya tambahan lagi?

    1. Hallo Arizqi,
      800 euro itu untuk biaya hidup termasuk makan dan tempat tinggal kan? sedangkan kalau ausbildung itu semua kamu dapatkan free dari pihak perusahaan jadi uang saku 400-600 euro itu emang uang saku buat kamu jajan, atau tabung atau untuk jalan2 itu terserah kamu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *