Apa sih yang jadi pertimbangan dalam memilih calon Keluarga Asuh (GF)

Apa sih yang jadi pertimbangan dalam memilih calon Keluarga Asuh (GF)

Apa sih yang jadi pertimbangan dalam memilih calon Keluarga Asuh (GF)

Ini adalah tahap selanjutnya bagi Anda yang mau menjadi Aupair di Jerman, yakni : Pertimbangan-pertimbangan apa yang saya bisa jadikan pemikiran -pemikiran dalam memutuskan untuk memilih calon Keluarga Asuh (GF) di Jerman.

Alhamdulillah dari Peserta Program Aupair Indonesia Jerman saya, selama ini untuk yang perempuan sebagian besar tidak membutuhkan waktu yang lama dalam mencari calon Keluarga Asuh (GF) di Jerman, ada bahkan yang baru 10 hari pencarian sudah ada keluarga yang tertarik, bahkan Peserta Aupair Indonesia Jerman saya untuk Kelas Bulan Agustus baru 3 hari saya ajukan profilnya ke Agen di Jerman sudah ada keluarga yang tertarik :-). Nah sengaja tulisan ini saya buat untuk para peserta aupair saya yang kebanyakan pasti bertanya ke saya pertimbangan-pertimbangan apa saja yang bisa dijadikan alasan dalam memilih calon keluarga asuh. Ini juga tentunya berguna bagi teman-teman yang memang sedang mencari keluarga asuh meskipun tidak menggunakan jasa saya 🙂

Yuk langsung saja saya coba sharing pertimbangan-pertimbangan yang bisa teman-teman jadikan alasan dalam mencari keluarga asuh :

  • Seberapa besar keluarga asuh bisa mewujudkan mimpi teman-teman di Jerman :

Ada banyak peserta Aupair saya yang tentunya juga ada banyak diantara teman-teman bahwa : Tujuan mengikuti Aupair adalah sebagai batu loncatan untuk melanjutkan kuliah / studi di Jerman. Teman-teman bisa sampaikan hal tersebut ke calon keluarga asuh teman-teman ketika melakukan interview, hanya saran saya sampaikanlah secara bijaksana dan tidak terkesan ngotot, karena tujuan dasar Aupair pada prinsipnya hanyalah sebagai Program pengenalan Budaya

Teman-teman bisa gunakan kata-kata berikut : ” Sebenarnya sih saya AMAT SANGAT BERMIMPI bisa melanjutkan kuliah di Jerman setelah program Aupair ini pak / bu, tetapi saya tidak tahu bagaimana caranya. Mungkin nanti akan ada jalannya”. Sampaikan kurang lebih seperti itu bahwa teman-teman memang bermimpi dan akan amat sangat senang sekali jika akhirnya bisa melanjutkan studi di Jerman

Ada kalanya pada beberapa kasus dan ini adalah nyata ada di peserta saya, yang akhirnya calon keluarga asuhnya mau mencarikan beasiswa untuk aupairnya agar bisa melanjutkan studi di Jerman. Ada juga yang dijanjikan kursus hingga level c1 serta masih banyak lagi. Hanya yang perlu AMAT SANGAT teman-teman perhatikan adalah penyampaian kepada calon keluarga asuh di Jerman 🙂

  • Berapa anak keluarga asuh tersebut

Ini juga bisa teman-teman jadikan pertimbangan, meskipun tidak terlalu jadi pertimbangan juga, karena mengapa ? Karena umumnya anak-anak di Jerman itu jauh lebih mandiri dibandingkan anak-anak kita di Indonesia, jadi dengan mengurus lebih dari 2 anak pun teman-teman tidak terlalu cape. Ini pun tidak bisa dijadikan pedoman / alasan, karena ada juga peserta saya yang anaknya 2 tetapi sangat aktif sehingga aupair agak kelelahan juga 🙂

Yang perlu diperhatikan juga anak-anak di Jerman biasanya sangat aktif dan kreatif. Bagi teman-teman yang mau ke Jerman alangkah baiknya jika teman-teman mulai mempersiapkan ke kreatifan teman-teman dalam hal – hal permainan / apapun yang berhubungan dengan anak-anak

  • Tempat Tinggal keluarga asuh

Bagi Anda yang biasa tinggal di kota besar dan tidak terbiasa tinggal di desa, saya sangat menyarankan Anda memilih kota besar untuk tinggal dengan keluarga asuh Anda di Jerman. Hal ini bisa diketahui dan ditanyakan ke keluarga asuh tersebut : ” Berapa jarak ke kota besar terdekat, misalkan dengan kendaraan umum / kereta, walau kadang biasanya keluarga asuh tersebut akan langsung memberitahu tanpa kita minta”

Tetapi bagi Anda yang tidak mempermasalahkan tempat tinggal dan tidak terlalu senang dengan suasana kota besar bisa teman-teman jadikan pilihan juga untuk tinggal di desa, ini cocok juga bagi teman-teman yang mau dengan suasana yang tenang dan damai 🙂

  • Berapa uang saku / Taschengeld yang diterima

Ada kalanya keluarga asuh meminta teman-teman untuk melakukan pekerjaan lebih dari yang aupair lakukan dan biasanya dengan ini teman-teman akan mendapatkan uang saku tambahan yang besarnya juga tergantung kesepakatan dengan keluarga asuh teman-teman di Jerman. Ada pernah saya mendapat email dari keluarga asuh di Jerman yang menceritakan dengan detail mengenai pekerjaan calon aupair saya , dan saya sangat merasakan bahwa itu lebih dari sekedar pekerjaan seorang Aupair bahkan sangat banyak jika saya bisa sampaikan, tetapi ia juga menyebutkan dan menyadari hal tersebut, dan di akhir ia mengatakan bahwa uang saku / taschengeld yang diterima akan berbeda dengan Aupair pada umunya, yakni 3 bulan pertama 230 Euro, setelah 3 bulan 400 Euro dan setelah 6 bulan 500 Euro, bahkan keluarga asuh juga menyatakan bahwa aupair boleh tinggal 2 tahun dengannya

Jika ada diantara teman-teman yang mendapatkan hal seperti tersbeut diatas saran saya hanya 2 ;

  1. Jika teman-teman memang berasal dari keluarga yang kurang mampu untuk mewujudkan mimpi teman-teman melanjutkan studi di Jerman, atau jika teman-teman berasal dari keluarga mampu, tetapi memang teman-teman memang ingin melanjutkan studi dengan tenaga dan keringat teman-teman tanpa menyusahkan orang tua sedikitpun, maka saran saya sebaiknya teman-teman ambil tawaran tersebut, karena menurut perhitungan saya teman-teman bisa kumpulkan uang sebesar 8000 euro kurang lebih sebagai uang jaminan jika teman-teman mau melanjutkan studi di Jerman. Cape dan lelah tentunya akan teman-teman rasakan jika dibandingkan dengan teman-teman aupair yang lain, tetapi menurut saya itu sebanding dengan yang teman-teman dapatkan 🙂
  2. Jika teman-teman merasa terlalu berat sebaiknya tidak teman-teman ambil, karena jika merujuk kasus yang ini (peserta saya) memang pekerjaannya sangat lebih dibandingkan aupair lainnya dan tentunya lebih membutuhkan tenaga
  • Jenis pekerjaan

Ketika Interview atau ketika korespondensi tanya dengan jelas apa pekerjaan teman-teman sebagai aupair disana. Ini berkaitan juga biasanya dengan point diatas mengenai uang saku / Taschengeld yang akan teman-teman terima perbulannya. DI Jerman biasanya jika tugas / pekerjaan teman-teman melebihi dari yang biasanya auapir lakukan, sangat mungkin / umumnya teman-teman akan mendapatkan uang saku tambahan dari keluarga asuh teman-teman

Demikian sedikit gambaran dari saya mengenai pertimbangan-pertimbangan apa yang teman-teman harus fikirkan sebelum akhirnya teman-teman memutuskan keluarga asuh teman-teman di Jerman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *