Kamu Pasti Bisa Kuliah di Jerman, kalau Kamu Au Pair Dulu! Bener Gak Sih???

Kamu Pasti Bisa Kuliah di Jerman, kalau Kamu Au Pair Dulu! Bener Gak Sih???

Udah dua artikel nih (Alternatif Kuliah Di Jerman Tanpa Uang Jaminan dan Apakah Program Aupair itu semacam Program Beasiswa Kuliah di Jerman?) yang membahas tentang Au Pair dan kuliah di Jerman. Masih bingung juga? Masih ngerasa kurang info juga? Masih belum paham juga apa hubungannya Au Pair dengan kuliah di Jerman? Tenang admin akan jelaskan lagi.

Di artikel sebelumnya, admin telah memberi tahu kalian kan pentingnya punya uang jaminan untuk kuliah di Jerman. Nah ada satu syarat mutlak yang tidak kalah penting nih guys. Apakah itu? Jawabannya adalah SERTIFIKAT BAHASA. Mungkin hal ini sering diremehkan oleh kalian para pemimpi yang ingin kuliah di Jerman ataupun hanya sekedar ingin merasakan kehidupan di Jerman. Ya biasanya hal sederhana yang sering dianggap sepele, justru bisa berakibat fatal apabila diabaikan.

Sekarang logikanya gini deh, mau kalian punya uang jaminan 8900 euro atau bahkan lebih tapi kalian tidak punya sertifikat bahasa yang sudah ditentukan oleh pemerintah Jerman tetap saja kalian tidak akan pernah bisa mewujudkan impian untuk menginjakkan kaki di Jerman.

Dan jika yang ada di benak kalian adalah dapat sertifikat bahasa itu mudah, kalian salah besar guys. Kemampuan menyerap bahasa baru tiap orang berbeda-beda, tapi percayalah jika kalian memang niat dan sungguh-sungguh dalam waktu 3 bulan saja kalian bisa mendapatkan sertifikat bahasa A2. Terus apa hubungannya Au Pair dengan kuliah di Jerman? Ok, mari kita bahas bersama.

Ada pepatah yang bilang, “Jika kamu ingin menguasai bahasa suatu negara, maka datanglah ke negara tersebut”.  Jadi mari kita bandingkan persiapan bahasa di Indonesia dan di Jerman. Persyaratan untuk menempuh pendidikan di Jerman minimal adalah sertifikat bahasa B2 bahkan beberapa universitas di Jerman mensyaratkan sertifikat bahasa C1.  Buat kalian yang belum tau, level-level sertfikat bahasa Jerman ada 6 yaitu A1, A2, B1, B2, C1, C2 dan Test Daf (khusus untuk kalian yang akan mengambil S2/S3 di Jerman). Semakin tinggi levelnya, maka semakin kalian dituntut harus lebih fluent dalam bahasa Jerman.

Jika kalian belum pernah sama sekali belajar bahasa Jerman, maka kalian harus benar-benar belajar dari nol hingga setingkat dengan kemampuan bahasa B2. Kalian bisa ambil kursus di Goethe-Institut atau tempat kursus bahasa Jerman lainnya, dan itu tidak murah lho guys belum lagi mereka tidak menjamin kalian akan lolos ujian sertifikasi bahasa. Dan bisa admin katakan, belajar bahasa Jerman di Indonesia itu sulit.

Kenapa sulit? Kalian Cuma akan dapat materi saat kelas kursus, ketika kelas selesai kalian kembali lagi memakai bahasa Indonesia sebagai bahasa sehari-hari kan ya? Coba kalian tanyakan pada diri kalian sendiri, kalian yang sudah diajarkan bahasa Inggris sejak SD saja apakah sudah tentu sekarang bisa meraih standar nilai IELTS? Sementara ini, basic Jerman aja tidak ada lantas berapa lama waktu yang kalian butuhkan untuk mencapai standar bahasa B2? Masuk akal nggak sih?

Itu tadi apabila kita mempersiapkan sertifikat bahasa B2 di Indonesia kan ya. Sekarang coba kita bandingkan bagaimana jika kita mempersiapkan sertifikat bahasa langsung di Jerman.

“Hah? Pasti lebih mahal lah kalau kursus disana Min, belum biaya hidup juga ditambah mau ke Jermannya aja butuh setor rekening tabungan untuk urus Visa? Ribet !”

Duuh tenang ya guys, dimana ada kesulitan pasti ada kemudahan. Dimana ada masalah pasti ada jalan keluarnya.

Dan jalan keluar itu adalah Program Aupair.

Nih ya admin kasih tau, dan ini bukan hoax. Syarat untuk menjadi Au Pair di Jerman itu kalian Cuma diminta punya sertifikat bahasa minimal A1, ya jelas lebih mudah dapat sertifikat A1 kan ya daripada B2 atau bahkan C1. Kalau kalian sudah dapat sertifikat A1, kalian bisa langsung daftar Au Pair tuh.

Nah selama Au Pair di Jerman kalian akan mendapatkan uang kursus bahasa dari Gast-Familie sebesar 50 euro/bulan. Bayangin coba kalian akan kursus langsung di Negaranya dan yang pasti kalian gak usah worry sama biaya hidup selama kalian menjadi Au Pair karena biaya hidup kalian akan ditanggung sepenuhnya sama Gast Familie.

Kalau kalian langsung kursus di Jerman langsung, admin jamin selama 3 bulan saja kemampuan bahasamu akan jauh meningkat lebih pesat. Ya gimana gak mau meningkat, untuk sehari-hari saja kamu dituntut untuk berkomunikasi memakai bahasa Jerman.

Hal yang sangat tidak mungkin untuk kamu menggunakan bahasa Indonesia di Jerman, mereka yang mendengar tidak akan menghiraukanmu. Belum lagi kalau kamu mengambil kursus yang kelas intensif pasti kemampuan bahasamu akan langsung meningkat drastis. Got it? Dan taraaaa perjalananmu untuk kuliah di Jerman semakin mudah. Jadi kamu langsung bisa komunikasi tuh sama representative dari universitas Jerman langsung tanpa canggung karena kendala bahasa.

Jadi gimana nih Min, mana yang lebih penting, UANG JAMINAN atau SERTIFIKAT BAHASA? Jawabannya, dua-duanya penting. Tapi menurut admin, lebih penting Sertifikat Bahasa lah. Kalau gaada uang jaminan tapi punya sertifikat bahasa, kalian bisa tetap berangkat ke Jerman dengan program Au Pair dan mengusahakan Uang Jaminan setelah itu. Nah jika kalian memiliki uang jaminan tapi tidak ada Sertifikat bahasa? Kalian tetap tidak akan bisa Au Pair ke Jerman apalagi Kuliah di Jerman.

Jadi sekarang paham kan apa hubungannya Au Pair dengan kuliah di Jerman? OK, segitu dulu ya guys artikel kali ini. Like dan share jika menurutmu artikel ini bermanfaat, biar kalian cerdasnya bareng-bareng hehe. Sampai ketemu di artikel selanjutnya… Danke schön

 

 

(Cr : Pandusiwi Alif ardaneswari)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *